Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

in that rainy day :)

Aku menitipkan rinduku pada langit yang bergolak Diantara rapatnya rinai hujan Dibalik tirai kabut kelabu Di celah daun-daun yang bergemerisik Di dalam senandung merdu rintik hujan aku menyayangimu dalam diam menatapmu dalam bayang-bayang memimpikanmu dalam pekatnya malam meraihmu hanya dalam angan aku sampaikan cintaku dalam kesunyian dengan gaung tak bernada dengan nada tanpa suara dengan isyarat tanpa pertanda aku merajut rasa dalam rahasia membisikkan cinta dalam sebaris doa meniupkan rindu dalam helaan nafas memancarkan sayang dalam kerjapan mata

Best fri(end)?

  Kamu adalah seseorang yang membuatku nyaman dengan kehidupan baruku, tempatku berbagi keluh dan kesah ku, tempatku melarikan tawa, tempatku bersembunyi saat tangis mendera, walaupun kita tak membagi rasa. Kita berada di dua hati yang berbeda. Kamu memang bukan yang teristimewa di hidupku, tetapi kamulah pelengkap hari-hari istimewaku. Kamu sosok sahabat yang baik untukku, walau tak sedikit yang mencerca. Kamu selalu penuhi hariku dengan tawa, berbagi cerita dan canda. Tekadang aku ingin menjerit melihat kamu,  semua kecerobohan dan tingkah yang ada padamu, tetapi tak cukup untuk membuatku membencimu. Kamu memag bukanlah sosok yang aku idamkan untuk menjadi seorang “kakak” yang selalu aku dambakan, kamu memang bukanlah sosok yang aku idamkan untuk menjadi pelipur laraku. Tetapi semua kepolosan yang ada padamu, kejujuran yang selalu kamu ungkap, dan segala keterbukaan padamu, memupuskan segala batas tentang apa yang aku idamkan. Tetapi kini, segalanya terassa berbeda. ...

Still about you

Yeah, semua ini masih tentang kamu. Tentang kamu yang masih bersemayam di hatiku, tentang senyummu yang selalu hangatkanku, tentang segala memori tentangmu yang bertahan ditengah kegelisahan hatiku, berusaha menghalau badai yang tak henti berhembus dalam jiwaku. Yeah ini semua masih tentang kamu, yang entah mengapa terasa menjauh tak peduli seberapa kuat kutahan bayangmu disisiku. Ini semua masih tetang kamu yang mulai memudar termakan waktu, walaupun sekeras apapun ku coba mengingatmu. Bayangmu memang masih dihatiku, walaupun ku ragu kau kan tetap disisiku. Aku telah mencoba membangun pelindung disisimu, agar kau takkan mengabur termakan waktu. Tetapi detik-detik itu lebih kuat, lebih sanggup menarikmu jauh, hingga melangkah tinggalkanku, tak peduli seberapa keras aku memanggil namamu. Kamu memang masih dihatiku, di tempat terhangat yang ku miliki, di tempat dimana padam tak akan memakan api, tetapi dingin membekukanmu hingga tak lagi bertahan disisiku, walau sekeras apapun k...